Jumat, 13 Agustus 2010

Serial Ultraman



Ultraman(Urutoraman) adalah serial tokusatsu produksi Tsuburaya Productions yang menampilkan tokoh pahlawan super bernama Ultraman. Serial ini merupakan serial kedua dalam Serial Ultra setelah serial tokusatsu Ultra Q, namun menjadi serial pertama yang menampilkan Ultraman. Seluruhnya terdiri dari 39 episode, serial ini pertama kali ditayangkan di jaringan televisi TBS, Jepang dari 17 Juli 1966 hingga 9 April 1967. Ultraman diciptakan oleh Eiji Tsuburaya dari Tsuburaya Productions, seorang pelopor efek khusus.

Sejarah

Serial ini merupakan awal dari kesuksesan Tsuburaya yang terus bertahan hingga kini. Keaslian kisah Ultraman terbukti dengan kesuksesan Ultraman sebagai fenomena budaya pop di Jepang hingga kini. Pada waktu itu di Amerika Serikat tengah populer kisah pahlawan super dari Marvel dan DC comics, namun kisah pahlawan super berukuran raksasa belum ada yang pernah membuatnya. Ultraman adalah konsep utama dari serial ini. Walau sebagian besar serial televisi di Jepang ditayangkan selama setahun penuh, serial ini dihentikan pada episode 39. Tim produksi Tsuburaya mengaku kelelahan dalam proyek ini. Namun kesuksesan Ultraman membuat pihak Tsuburaya membuat kelanjutannya 6 bulan kemudian dengan judul Ultraseven. Kepopuleran Ultraman menjadikan serial ini terus dikembangkan. Tsuburaya menambahkan kata Original (Shodai Urutoraman) di belakang judul serial ini untuk membedakannya dengan serial-serial berikutnya.

Sinopsis

Ultraman berasal dari Nebula M78. Ia adalah seorang dosen di Space University serta anggota Space Garrison. Dikisahkan pula, bahwa ia punya kehidupan di sana. Ayahnya adalah direktur dari Space Security Board dan ibunya adalah guru di sekolah Ultra. Kedatangannya ke bumi karena suatu alasan.Dia sedang mengejar monster bernama Bemular. Namun, Ultraman bertabrakan dengan sebuah kapal tempur dari Patroli Luar Angkasa bernama SSIT yang berasal dari bumi. Pilotnya yang bernama Shin Hayata hampir terbunuh dalam kejadian itu. Merasa bersalah, di saat kritis itulah Ultraman memutuskan untuk membagi energinya dengan Hayata agar Hayata tetap hidup. Ultraman pun menjadi satu dengan Hayata sehingga Ultraman harus menetap di bumi. Keinginan Ultraman menetap di bumi ternyata mendapat izin dari Zoffy, komandan Space Garrison. Saat itulah, setiap kali monster menyerang bumi, Hayata selalu berubah menjadi Ultraman. Perubahan dirinya menjadi Ultraman dibantu sebuah alat bernama Beta Capsule yang selalu disimpan di saku kiri baju patrolinya.


Ultraman sangatlah kuat dan memiliki banyak jurus. Namun seperti kebanyakan pahlawan super lain yang memiliki kelemahan (Superman lemah terhadap batu krypton), Ultraman lemah terhadap atmosfer bumi. Atmosfer bumi mengurangi energi matahari yang menjadi sumber kekuatannya, dan tidak bebas seperti saat di luar angkasa yang hampa udara. Struktur udara bumi juga berbeda dengan planet asalnya. Berdasarkan alasan tersebut, Ultraman hanya bisa bertarung dalam wujud raksasa hanya selama 3 menit. Dalam perjuangannya melindungi bumi, Ultraman akhirnya dikalahkan oleh makhluk luar angkasa bernama Zetton.Zetton menyerap serangan Ultraman dan mengubahnya menjadi bola api untuk menyerang Ultraman. Bola api yang ditembakkan Zetton membuat color timer di dada Ultraman hancur. Walaupun akhirnya Zetton dapat dikalahkan oleh tim SSIT, namun tampaknya Ultraman tak tertolong lagi. Secara tiba-tiba, Zoffy muncul untuk menolong. Zoffy menjelaskan pada Ultraman bahwa untuk memperbaiki color timer yang rusak, Ultraman harus menjalani perawatan di planet asalnya. Ultraman awalnya menolak karena bila berpisah dengan Hayata, maka Hayata akan mati. Pada akhirnya, Zoffy memisahkan Ultraman dari Hayata, dan memberikan cukup tenaga kepada Hayata agar bisa bertahan untuk sementara hingga Ultraman kembali ke bumi. Serial ini berakhir tanpa pernah diketahui apakah Hayata kembali bersatu dengan Ultraman atau tidak.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar